Terjadinya Menstruasi Pada Wanita

Terjadinya menstruasi pada wanita adalah penumpahan lapisan uterus yang etrjadi setiap bulan berupa darah dan jaringan akibat terlepasnya lapisan endometrium uterus. Mentsruasi merupakan pendarahan periodic pada uterus yang terjadi 14 hari setelah masa ovulasi. Haid merupakan peristiwa alamiah yang dialami oleh setiap wanita, biasanya menstruasi datang pertama kali sekitar usia 10-12 tahun dan berhentik sekitar di usia 40-50 tahun (menopause). Menstruasi adalah pertanda bahwa seorang wanita siap bereproduksi atau menghasilkan keturunan. Siklus mentruasi biasanya berlangsung antara 28 hari sampai 30 hari. Siklus mentstruasi memiliki 4 fase perubahan yang terjadi dalam uterus :

  1. Fase menstruasi (deskuaminasi)
    Pelepasan endometrium dari dinding uteris disertai pendarahan dan lapisan yang utuh hanya stratum basale, biasanya berlangsung 3-4 hari.
  2. Fase pasca menstruasi (fase regenerasi)
    Penyembuhan luka akibat lepasnya endometrium
  3. Fase intermenstum (fase poliferasi)
    Setelah luka sembuh, maka akan terjadi penebalan pada endometrium kurang lebih 3,5 mm.
  4. Fase pramenstruasi (fase sekresi)
    Berlangsung dari hari ke-14 sampai hari ke 28.

Tanda siklus terjadinya menstruasi pada wanita yang tidak normal adalah :

  1. Belum mendapat menstruasi ketika usia mendapat 15 tahun atau setelah berkembangnya payudara
  2. Tidak mendapat menstruasi setelah lebih dari 90 hari
  3. Menstruasi tidak teratur
  4. Menstruasi terlalu cepat (selang kurang dari 21 hari)
  5. Menstruasi terlalu lama (selang lebih dari 45 hari)
  6. Siklus mentruasi lebih dari 7 hari.
  7. Darah menstruasi terlalu banyak lebih dari biasanya.
  8. Pendarahan antara dua menstruasi
  9. Menstruasi disertai rasa nyeri atau demam.

Hal-hal yang menyebabkan remaja puteri tidak menstruasi adalah :

  1. Gangguan hymen imperofarata
    selaput dara yang tidak berlubang sehingga darah menstruasu tidak dapat keluar, dan ini dapat diatasi dengan melubangi selaput dara
  2. Mentruasi anovulatoire
    Rangsangan hormon-hormon yang tidak mencukupi untuk membentuk lapisan dinding rahim sehingga tidak terjadi menstruasi.
  3. Gangguan amenorrhea sekunder
    Sebelumnya sudah pernah mengalami menstruasi, dapat disebabkan karena hipotensi, anemia, infeksi, kelemahan kondisi tubuh, dan stress.

Penyebab rasa nyeri saat terjadinya menstruasi pada wanita adalah :

  1. Nyeri  haid primer yang timbul sejak haid pertama dan akan hilang dengan berjalannya waktu
  2. Nyeri sekunder yang disebabkan rahim yang terbalik yang menyebabkan darah mentruasi tidak dapat keluar. Benjolan pada rahim yang dapat menyebabkan pendarahan yang banyak, peradangan selaput lendir rahim, penggunaan spiral, endometriosis, fibroid atau tumor, infeksi pelvis.

=====================================

>>> Pengobatan Haid Menstruasi Tidak Lancar dan Tidak Teratur, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>